Pages

05 September, 2011

Tempat Mendongeng Itu Bernama Fantastique Magic Fountain Show


Sebelum Idul Fitri 1432 H lalu, tepatnya tanggal 27 Agustus 2011, saya bersama istri dan anak menyempatkan diri untuk datang ke Ancol Taman Impian. Kebetulan saya dapat undangan untuk menyaksikan wahana baru yang ada di sana. Fantastique Magic Fountain Show namanya.


Fantastique Magic fountain merupakan sebuah atraksi malam dengan konsep edutainment yang mengangkat kearifan lokal melalui cerita rakyat. Semua itu dikemas dengan teknologi yang ada kini.

Selepas berbuka puasa di tepi pantai Karnaval, kami menuju lokasi tersebut. Fantastique Magic Fountain Show terletak di tengah area Ocean Park, sebuah theme park terbaru di Ancol Taman Impian yang memiliki luas 33,6 ha.

Kawasan yang dipersiapkan untuk menjadi sebuah fasilitas outdoor terlengkap di Asia dengan berbasis green lifestyle sebagai sarana pendidikan lingkungan hidup.


fasilitas Eco-ride

Sarana yang tersedia antara lain, taman fauna, wahana Green Misision Paintball seluas 1,5 ha dengan kapasitas 200 orang dalam satu kali permainan, juga ada Ancol Outboundholic flying fox sepanjang 48 m yang terpanjang di Indonesia.

HTM Ecopark

Pada prosesnya Ocean Park ini akan ditanami dengan 1000 pohon dari berbagai jenis dan membangun kanal seluas 20% yang akan menjadi saluran transportasi air yang menghubungkan berbagai unit rekreasi di kawasan ancol Taman Impian.

Ecopark


HTM Ecopark

Kembali ke Fantastique Magic Fountain Show. Lokasi wahana ini berada di tengah danau dengan setting sebuah benteng kerajaan. Pertunjukan yang dimulai pukul 19.00 WIB itu menyajikan musical theater Ancol Paradis dengan cerita rakyat Timun Mas dan Buto Ijo.
HTM
Memasuki wahana ini, penonton akan menempati bangku yang menghadap ke danau tempat benteng kerajaan berdiri. Di depan danau itu yang berbatasan dengan bangku penonton, terdapat panggung pertunjukan.
benteng kerajaan
Setelah kata pembuka dari pengeras suara. Satu per satu pemain keluar menuju panggung. Selain pemain utama, pertunjukan ini juga dimeriahkan oleh parade penari yang bekerja sama dengan Jember Fashion Festival (JFF).
JFF sendiri memang menjadi penyejuk mata dengan keunikan dan kehebohannya. Pantas saja kalau JFF diganjar peringkat 7 karnaval terheboh di dunia.
atraksi parade
Usai penari masuk kembali ke balik sisi belakang bangku penonton. Dongeng pun dimulai. Dongeng rakyat yang sederhana itu menjadi berbeda, saat Buto Ijo dan kawanannya muncul untuk mengejar Timiemi, anak perempuan yang lahir dari sebuah timun emas. Buto Ijo merasa berhak atas Timiemi (Timun Mas) yang dititipkannya pada sepasang suami istri yang lama tak memiliki anak.
Namun, Timiemi yang sudah 17 tahun, tak mau ikut dengan Buto Ijo. Berbekal garam, biji timun, dan terasi, Timiemi pergi untuk menghindari kejaran Buto Ijo sampai bertemu dengan teman-temannya.

Timun Mas menghindari Buto Ijo
Satu per satu bekal itu digunakan Timiemi untuk menghambat Buto Ijo. Tapi, tak juga berhasil. Sampai kesempatan terakhir untuk menggunakan bekal terasi yang dimilikinya. Buto Ijo pun takluk. Terasi yang dilemparkan Timiemi berubah menjadi lumpur yang menghisap Buto Ijo dan kawanannya ke dasar lumpur tanpa dapat muncul kembali. Timiemi dan teman-temannya senang. Dongeng pun berakhir.
Satu yang unik dan menarik dari pertunjukan itu adalah Buto Ijo dan kawanannya ditampilkan dengan sinar laser melalui media air mancur yang berada di belakang panggung pertunjukan.

Buto Ijo dan kawanannya

Cerita yang ditampilkan selama satu jam itu diakhiri dengan atraksi kembang api. 
atraksi kembang api
atraksi sinar laser
atraksi sinar laser

Usai pertunjukan, penonton pun diberi kesempatan untuk berfoto bareng para pendukung acara dan penari dari JFF. [sr]
bersama satu JFF

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...