Pages

25 May, 2012

Sesi Skenario di FLP Jakarta


Tanggal 6 Mei 2012, saya mengisi materi skenario di FLP Jakarta. Ini adalah kegiatan rutin untuk anggota pramuda-16 FLP Jakarta. Kegiatan ini sendiri diadakan di ruang perpustakaan HB Jassin, TIM, Jakarta.



Pada kesempatan itu, saya membagi pengetahuan seputar skenario dan penulisannya. Dari materi yang saya sampaikan lewat slide, banyak pertanyaan yang muncul. Dari mulai seputar penulisan sampai cara menjual skenario. 

Saya katakan Bahwa skenario berbeda dengan karya tulis lain yang bisa dibukukan. Sebab memang peruntukannya berbeda. Skenario dibuat untuk kebutuhan teknis membuat film. Jadi, semacam blueprint. Begitu juga dengan mencari ide yang tak beda dengan menulis cerpen atau novel. Bedanya hanya kalau untuk film harus bisa disesuaikan dengan bahasa gambar. Sebab film memang menggunakan bahasa gambar dalam penyampaiannya. 
Sedangkan untuk menjualnya, memang diperlukan keahlian. Selain menawarkan langsung pada Production House, konsep juga bisa dititipkan lewat penulis lain yang bisa dipercaya. Kalau nasib baik diterima, selanjutnya naskah bisa ditulis sendiri atau hanya dijual idenya. Semua tergantung pemilik konsep.


Satu per satu saling buka suara untuk bertanya, sebab saya memang menginginkan semua paham mengenai skenario. Baik pengertiannya, cara menulisnya, dan hubungannya dengan produksi film. Dan saya senang melihat semua antusias untuk tahu semua itu. [sr]


























No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...